Ahli Mengobati Kanker
Ahli Mengobati Kanker

Perbedaan Tes IVA dan Pap Smear Untuk Mendeteksi Kanker Serviks

Diposkan oleh : Green World pada 1:58 pm tanggal May 23, 2018

Ahli Kanker – Kanker serviks adalah jenis penyakit kanker yang kerap menyerang wanita. Pada penyakit kanker ini termasuk penyakit ganas, kanker yang berkembang pada leher rahim ini sebenarnya bisa dicegah dan dideteksi sejak dini. Hal ini tentunya dapat meningkatkan peluang kesembuhan. Nah, saat ini ada beberapa cara untuk mendeteksi kanker serviks yaitu dengan melakukan pap smear dan tes IVA.

Sebenarnya apa tes IVA dan pap smear tersebut? Seberapa efektif dalam pemeriksaan tersebut untuk mendeteksi adanya penyakit kanker serviks. Mari kita simak penjelasannya dibawah ini.

perbedaan pap smear dan tes IVA untuk deteksi kanker serviks

Mendeteksi kanker serviks dengan tes IVA dan pap smear

Kanker serviks disebabkan oleh adanya infeksi virus Human Papilloma Virus (HPV) yang dapat ditularkan dengan melalui hubungan seksual maupun kontak kulit ke kulit. Sama pada jenis kanker lainnya, apabila kanker serviks ditemukan dalam keadaan awal, maka tentu akan meningkatkan peluang untuk sembuh. Biasanya dengan melakukan deteksi dini kanker serviks dilakukan dengan 2 cara sebagai berikut.

Pap Smear

Pada smear adalah cara pemeriksaan kesehatan yang mampu mendeteksi kanker serviks. Menurut pada ahli menyatakan bahwa pada tes ini dapat mendeteksi tahapan pre-kanker satu tahap sebelum penyakit kanker serviks itu terjadi.

Sebaiknya pap smear ini mulai dilakukan secara rutin dalam tiga tahun sekali saat seseorang telah menikah atau telah melakukan hubungan seksual. Pada pemeriksaan ini akan memeriksa jaringan sel serviks atau leher rahim. Pemeriksaan akan dilakukan saat Anda tidak sedang mengalami menstruasi. Jadi, saat pemeriksaan akan dilakukan, maka dokter akan mengambil sedikit bagian dari leher rahim lalu akan dilakukan pengecekan laboratorium.

Dari jaringan tersebut, maka akan ketahuan, apakah sel-sel leher rahim Anda normal atau tidak. Untuk waktu yang dibutuhkan dalam melakukan tes pap smear hanya sekitar 10-20 menit. Sebaiknya perhatikan terlebih dahulu aturannya ketika akan melakukan pap smear, diantaranya :

  • Jangan berhubungan seksual selama dua hari sebelum melakukan tes
  • Jangan membersihkan vagina dengan douche dua hari sebelum tes. Cukup dengan membilas vagina menggunakan air hangat.
  • Jangan menggunakan kontrasepsi vagina seperti busa, jeli atau krim.
  • Jangan menggunakan obat-obatan vagina.

Biasanya, Anda juga akan diminta untuk mengosongkan kandung kemih sesaat sebelum melakukan tes tersebut. Selain itu juga harus memberitahukan pada dokter jika sedang mengonsumsi pil KB atau sedang keadaan hamil.

Artikel terkait : Obat Kanker Serviks

Tes IVA

Tes IVA (Inspeksi Visual Asam Asetat) adalah pemeriksaan pada leher rahim yang bisa digunakan sebagai pendeteksi pertama. Apabila dibandingkan dengan pap smear, tes IVA ini cenderung lebih murah dikarenakan pemeriksaan dan hasilnya diolah langsung tanpa harus menunggu hasil dari laboratorium.

Tes IVA ini menggunakan asam asetat atau asam cuka dengan kadar 3-5%, kemudian diusapkan pada leher rahim. Setelah itu hasilnya akan langsung ketahuan, apakah Anda memiliki kanker serviks atau tidak. Sebenarnya pada pemeriksaan ini tidak menyakitkan dan hanya membutuhkan waktu beberapa menit saja.

Saat kanker jaringan leher rahim memiliki sel kanker, biasanya jaringan akan terlihat luka, berubah menjadi putih atau bahkan mengeluarkan darah ketika diberikan asam asetat. Sedangkan pada jaringan leher rahim yang normal, tidak akan menunjukkan perubahan apapun. Untuk pemeriksaan ini dianggao pemeriksaan awal yang efektif dan juga murah untuk mendeteksi kanker serviks. Karena pasalnya tidak dibutuhkan waktu dan pengataman laboratorium lagi agar mengetahui hasilnya.

Bagaimana cara mencegah kanker serviks?

Kanker serviks yang menjadi satu-satunya jenis kanker yang bisa dicegah. Anda bisa menghindari penularan virus HPV dan membuat tubuh kebal dari penularan tersebut, dengan cara melakukan vaksinasi HPV.

Vaksin HPV terbukti dapat menghindari dari kanker serviks. Bahkan telah disebutkan oleh National Cancer Institute Amerika Serikat bahwa vaksin HPV dapat mencegah sekitar 97% kasus kanker serviks pada wanita.

Oleh karena itu, sebaiknya untuk segera melakukan vaksinasi HPV dengan mengunjungi pelayanan kesehatan terdekat. Saat ini sudah banyak pelayanan kesehatan yang menyediakan fasilitas vaksin HPV tersebut.

| Baca juga :

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Perbedaan Tes IVA dan Pap Smear Untuk Mendeteksi Kanker Serviks
    Ahli Kanker – Kanker serviks adalah jenis penyakit...
  • Awas ! Penyakit Kanker Jantung Yang Langka Namun Mematikan
    www.ahlikanker.com – Ada berbagai gangguan pada jantung seperti...
  • Ketahui Pilihan Untuk Pengobatan Kanker Usus Besar Pada Stadium Lanjut
    Kanker usus besar merupakan jenis penyakit yang...
  • Terapi Hormon Untuk Penderita Penyakit Kanker Payudara
    www.ahlikanker.com – Terapi hormon atau yang dikenal sebagai...
  • Komplikasi Yang Sering Terjadi Pada Penyakit Kanker Serviks
    www.ahlikanker.com – Kanker serviks merupakan salah satu penyakit...