Ahli Mengobati Kanker
Ahli Mengobati Kanker

Perbedaan Antara Kanker Rahim Dengan Kanker Serviks

Diposkan oleh : Green World pada 10:29 am tanggal December 23, 2016

Sangat penting untuk kita ketahui, bahwa penyakit antara kanker rahim dengan kanker serviks itu berbeda. Tetapi dari kedua penyakit tersebut dapat mengancam kematian terutama bagi kaum wanita. Namun sampai sekarang masih banyak wanita yang belum mengetahui dan memahami perbedaan antara kanker rahim dengan kanker serviks, bahkan sering juga mereka menyebutkan bahwa kedua penyakit kanker tersebut itu sama.

kanker rahim

(Gambar Kanker Rahim)

Kanker Rahim atau masyarakat sering menyebutnya dengan kanker kandungan adalah bentuk tumor ganas yang telah menyerang pada lapisan rahim atau disebut dengan Endometrium. Sedangkan Kanker Serviks atau biasa disebut dengan kanker mulut rahim adalah penyakit yang telah menyerang pada bagian mulut rahim wanita, bahkan menjadi penyebab kematian yang tertinggi jika dibandingkan dengan penyakit kanker yang lainnya. Pada rahim terdiri dari tiga bagian, yaitu leher rahim, badan rahim, dan dua saluran telur.

Dalam setiap tahunnya WHO mencatat sudah beribu wanita yang meninggal akibat menderita penyakit kanker rahim. Menurut salah satu ahli kandungan yaitu Dr. Ivan R. Sini, MD Franzcog GDRM SpOG menyatakan bahwa, dari perbedaan kedua penyakit yang berbahaya tersebut terletak pada anatomi yang jelas-jelas berbeda. “Untuk penyakit kanker mulut rahim biasanya menimpa pada wanita yang berusia kurang lebih 30-40 tahun, sedangkan untuk penyakit kanker rahim biasanya menimpa pada wanita yang sudah mengalami menopause atau yang masih mendekati masa menopause”.

Pada penyakit kanker mulut rahim, datang dari virus yang bernama Human Papillomavirus (HPV), sedangkan pada kanker rahim terjadi dari perubahan pada selaput rahim.

Untuk penyebab dari penyakit kanker mulut rahim atau kanker serviks sudah jelas yaitu dikarenakan HPV, sementara penyebab dari penyakit kanker rahim masih belum diketahui secara pasti, dan kenapa bisa menimpa pada wanita. Tetapi ada juga beberapa dokter dan para ahli yang menduga jika penyebab dari penyakit ini adalah karena adanya suatu peningkatan dari kadar estrogen.

gambar kanker serviks

(Gambar Kanker Serviks)

Penyebab Kanker Rahim

Meskipun sampai saat ini belum diketahui secara pasti penyebab dari kanker rahim, namun berikut ada beberapa faktor yang memicu meningkatnya resiko terkena penyakit kanker rahim, diantaranya:

– Usia

Seperti yang sudah dijelaskan diatas, faktor usia merupakan salah satu potensi terkena penyakit kanker rahim. Terutama pada wanita yang mendekati atau sudah pada masa menopause.

– Pajanan terhadap Estrogen

Untuk para wanita harus selalu berhati-hati terhadap penyakit ini, apalagi jika pajanan estrogen yang tinggi. Setelah menopause, akan terjadi berhentinya produksi hormon progesteron. Sementara pada produksi hormon akan tetap jalan meskipun akan terjadi penurunan kadar secara drastis. Setelah masa menopause selesai, maka resiko kanker rahim akan lebih tinggi dikarenakan adanya peningkatan pada kadar hormon estrogen yang tidak seimbang dengan hormon progesteron.

– Diabetes tipe 2

Pada wanita yang memiliki resiko diabetes tipe 2, maka akan berpotensi cukup besar terjangkit penyakit kanker rahim.

– Belum Pernah Hamil

Dari kadar estrogen akan lebih rendah dari kadar progesteron pada saat wanita sedang hamil, dan itu akan beresiko lebih tinggi terjangkit kanker rahim.

– Pemakaian Tamoksifen

Tamoksifen adalah jenis obat yang mempunyai kemampuan untuk menaikkan resiko kanker rahim bagi para pengonsumsinya. Setiap obat tentu saja akan memberikan efek samping. Untuk para wanita yang mengkonsumsi tamoksifen harus ditingkatakn kewaspadaan karena dapat terjadi kanker rahim.

– Obesitas

Selain terkena penyakit kolesterol tinggi, obesitas juga dapat mengakibatkan penyakit kanker rahim. Karena kelebihan berat badan merupakan hal yang sangat mudah untuk mengidap berbagai penyakit, untuk itu diharuskan untuk melakukan diet.

– Sindrom Ovarium Polisistik

Wanita yang mengidap sindrom jenis ini, atau dikenal dengan istilah ovarium polisistik maka akan beresiko terserang penyakut kanker rahim.

Para wanita sebaiknya jangan menyepelekan terhadap kanker rahim. Berikut terdapat para wanita yang beresiko terkena penyakit kanker rahim lebih tinggi, diantaranya:

* Wanita yang tidak mempunyai anak
* Wanita yang memiliki berat badan lebih
* Wanita yang sudah dalam masa menopause
* Wanita yang pada usia 12 tahun sudah mengalami datang bulan yang pertama
* Wanita yang menderita diabetes atau hipertensi
* Wanita yang sering melakukan pola hidup yang tidak baik, contohnya dari sebuah makanan sehingga akan terkandung pengembangan sel kanker. Makanan berkarsinogen tinggi serta dikonsumsi dengan waktu yang panjang akan dapat beresiko mengidap penyakit kanker rahim, karena dalam makanan tersebut terdapat bahan pengawet.

Gejala Kaner Rahim

Untuk gejala penyakit kanker rahim, biasanya akan terjadi seperti berikut:

1. Siklus menstruasi yang abnormal
2. Pendarahan rahim yang abnormal
3. Pendarahan vagina atau spotting pada wanita sesudah masa menopause
4. Nyeri perut bagian bawah atau kram panggul
5. Sulit untuk berkemih
6. Nyeri saat melakukan hubungan seksual
7. Terjadi pendarahan yang lama (wanita yang berusia 40 tahun)
8. Pendarahan diantara dua siklus (wanita yang masuh mengalami menstruasi)
9. Keluar cairan putih yang encer(wanita paska menopause)

Itulah perbedaan antara kanker rahim dengan kanker serviks. Keduanya merupakan jenis penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mematikan. Oleh karena itu kita harus berhati-hati dalam mempola makanan.

6 responses to “Perbedaan Antara Kanker Rahim Dengan Kanker Serviks”

  1. […] kalian apakah Kanker Rahim itu sama dengan Kanker Serviks? Mungkin ada beberapa pendapat kalian yang menyebutkan bahwa kedua […]

  2. […] Pada dinding vagina dilapisi dengan epitelium yang terbentuk dari sel-sel skuamosa. Dibawah epitelium terdapat jaringan ikat, otot involunter, kelenjar getah beningdan juga persarafan. Pada dinding vagina ini mempunyai lipatan yang dapat membantu agar vagina tersebut tetap terbuka saat berhubungan seksual maupun pada saat proses persalinan berlangsung. Menurut Internasional Federation of Gynocology and Obstetrics (FIGO) menyimpulkan bahwa, keganasan invasif yang melibatkan dan vagina diklasifikasikan sebagai keganasan serviks. […]

  3. […] lansia. Pada umumnya penyakit kanker vulva merupakan hasil dari metastatis atau penyebaran dari kanker serviks, endometrium, ovarium, vagina, koriokarsinoma, kandung kemih, saluran kemih (utera), dan organ […]

  4. […] cukup jarang, dan ada jumlah peningkatan penderitanya. Selain penyakit kanker payudara dan juga kanker serviks, penyakit ini cenderung dialami oleh para wanita. Bahkan resiko dari penyakit ini sampai pada […]

  5. […] akan menyebabkan suatu peningkatan terjadinya beberapa jenis kanker seperti kanker payudara, rahim, prostat (kelenjar kelamin pria), dan indung […]

  6. […] haid yang tidak lancar. Bahkan ada dampak mematikan yang dapat ditimbulkan antara lain kanker rahim (serviks), myom (kista), kanker ovarium, kanker payudara, dan […]

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Tips Diet Untuk Menurunkan Resiko Penyakit Kanker Serviks
    Kanker serviks merupakan penyakit yang mematikan kedua...
  • Kenali Sejak Dini Mengenai Penyakit Kanker Payudara Pada Pria
    Kanker payudara sering dianggap sebagai kondisi yang...
  • Fakta atau Hoax Mengenai Tanaman Dolar Penyebab Kanker Leukimia
    www.ahlikanker.com – Sebagian besar pasti bertanya-tanya mengenai...
  • Mengenal Jenis-jenis Penyakit Leukimia dan Penyebabnya
    www.ahlikanker.com – Leukimia merupakan salah satu penyakit...
  • Kenali Sejak Dini Mutasi Gen Penyebab Kanker
    Kanker memang sering muncul tanpa diduga meskipun...