Ahli Mengobati Kanker
Ahli Mengobati Kanker

Bahaya Kandungan Klorin dan Dioxin Pada Pembalut

Diposkan oleh : Green World pada 1:38 pm tanggal May 2, 2017

Sudah menjadi fitrah alami bagi setiap wanita mengalami menstruasi, yang artinya lepasnya selaput lendir rahim yang terkait dengan siklus hormonal. Pembalut yang menjadi salah satu kebutuhan bagi setiap wanita, yang umumnya digunakan ketika wanita sedang menstruasi.

bahaya kandungan pada pembalut

Pembalut yang telah beredar banyak di pasaran ternyata mengandung klorin. Apa itu klorin?
Klorin adalah bahan kimia yang biasa digunakan sebagai pemutih. Namun menurut Kementrian Kesehatan selain kandungan klorin, ada yang lebih berbahaya lagi yaitu kandungan dioxin. Dioksin adalah sebutan dari golongan senyawa berbahaya yang berasal dari proses pembakaran tidak sempurna baik dari proses alam ataupun aktivitas manusia, seperti pembakaran hutan, asap knalpot, atau asap rokok, serta aktivitas vulkanik.

Telah dilakukan penelitian bahwa kontaminasi oleh dioksin jika terdapat pada level tinggi maka aka menyebabkan beberapa gangguan pada kesehatan termasuk kanker. Masalah kesehatan lainnya yang diakibatkan oleh kandungan dioksin tergantung dari beberapa faktor diantaranya tingkat kontaminasi, kapan seseorang telah terkontiminasi, serta berapa lama dan berapa sering seseorang terkontiminasi.

Menurut Direktur Jenderal Bina Kefarmasian dan Alat Kesehatan dari Kementrian Kesehatan mengatakan bahwa kandungan yang tidak boleh digunakan pada bahan pembalut adalah dioxin yang dimana jika dalam suhu panas kandungan tersebut akan dapat menguap dan masuk ke dalam tubuh.

Namun kandungan klorin pada pembalut yang beredar di Indonesia dinilai masih ada dalam batas aman. Akan tetapi FDA (Food and Drug Administration) merekomendasikan supaya dalam pembuatan pembalut harus bebas klorin. Karena kandungan klorin yang ada dalam pembalut maupun pantyliner tidak aman bagi kesehatan organ intim wanita seperti beresiko terjadi iritasi, gatal-gatal, atau keputihan.

Berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor 472/MENKES/PER/V/1996 mengenai pengamanan bahan berbahaya bagi kesehatan telah mencantumkan bahwa kandungan klorin adalah sebagai bahan kimia yang bersifat racun dan iritasi. Sedangkan menurut Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), jika digunakan secara terus menerus maka akan menyebabkan masalah pada bagian kewanitaan seperti keputihan, gatal-gatal pada daerah vagina, infeksi, bau tidak sedap, dan haid yang tidak lancar. Bahkan ada dampak mematikan yang dapat ditimbulkan antara lain kanker rahim (serviks), myom (kista), kanker ovarium, kanker payudara, dan endometriosis.

Langkah-langkah menentukan pembalut yang aman :

1. Pilih pembalut dengan daya serap yang tinggi dan permukaan yang halus.

2. Pilih pembalut yang tidak lembab pada permukaan saat digunakan.

3. Pembalut harus nyaman saat digunakan supaya tidak mengganggu kegiatan.

4. Pilih pembalut wanita yang tidak beraroma spesifik.

5. Pilih pembalut yang berbahan benar-benar lembut serta lentur, karena hal ini akan mengurangi faktor iritasi pada daerah kulit vagina.

6. Pastikan bukan hanya terbuat dari kertas daur ulang (pulp).

7. Yakinkan dalam keadaan baik serta tertutup rapat dan ada exp date-nya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Manfaat Buah Bit Untuk Penyakit Kanker
    www.ahlikanker.com – Buah bit merupakan buah yang...
  • Khasiat Daun Kelor Untuk Mengobati Penyakit Kanker
    www.ahlikanker.com – Daun kelor tidak hanya bermanfaat...
  • Kenali Pemberian Vaksin Sebagai Pencegah Kanker Serviks
    Kanker serviks yang merupakan salah satu penyakit...
  • Bahaya Kandungan Klorin dan Dioxin Pada Pembalut
    Sudah menjadi fitrah alami bagi setiap wanita...
  • Khasiat Buah Nanas Untuk Membasmi Penyakit Kanker
    Jika makan nanas, pada bagian tengahnya dibuang...