Ahli Mengobati Kanker
Ahli Mengobati Kanker

6 Jenis Kanker Yang Sering Menyerang Pada Anak-anak

Diposkan oleh : Green World pada 11:25 am tanggal January 26, 2017

Sebagai orang tua tentu saja kesehatan dan kebagiaan anak menjadi salah satu prioritas hidup paling utama yang tidak bisa dikompromikan. Namun tidak jarang banyak beberapa faktor yang diluar kuasa Anda yang dapat mengancam pada kesehatan anak. Salah satunya yaitu kanker.

jenis kanker pada anak

Penyakit kanker tidak hanya menyerang pada orang dewasa saja, namun juga bisa saja menyerang pada anak-anak walaupun jumlahnya tidak banyak. Meskipun kanker bisa dapat menyerang pada semua bagian tubuh, tetapi ada beberapa jenis kanker yang memang sangat sering ditemukan pada anak-anak. Bahkan ada data terakhir dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) menunjukkan bahwa terdapat 4.100 kasus baru kanker yang terjadi pada anak-anak dalam setiap tahunnya.

Menurut dr. Mururut Aisyi, SpA dari Staf Medik Fungsional Hematologi-Onkologi Anak RS Kanker Dharmais menjelaskan bahwa, “Penyakit kanker pada anak hanya 2-4% dari seluruh kasus kanker yang terjadi pada manusia. Tetapi kanker menyebabkan sekitar 10% kasus kematian yang terjadi pada anak-anak”.

Perbedaan Kanker Pada Anak dan Orang Dewasa

Biasanya jenis penyakit kanker yang menyerang anak berbeda dengan yang sering ditemukan pada orang dewasa, karena penyakit kanker pada orang dewasa sebagian besar dipicu oleh gaya hidup yang tidak sehat ataupun berbagai faktor dari lingkungan. Sedangkan yang terjadi pada anak biasanya timbul karena anak mewarisi perubahan pada struktur DNA dari orang tua. Dari perubahan DNA yang terjadi pada sel-sel kemudian akan berkembang menjadi sel kanker. Maka dari itu, hal ini bisa saja menyerang pada anak-anak, bayi, bahkan bisa juga pada bayi yang masih ada dalam kandungan.

Jenis-jenis Kanker Yang Sering Menyerang Anak

Terdapat 6 jenis penyakit kanker yang sering ditemukan paa anak-anak. Pada umumnya kanker tersebut tidak disebabkan oleh perilaku ataupun gaya hidup, namun sampai saat ini terdapat jenis-jenis penyakit kanker yang masih belum dicegah. Pada orang tua bisa melihat berbagai gejala atau melakukan deteksi dini kanker pada anak.

1. Leukimia (Kanker Darah)

Bila dibandingkan dengan jenis kanker yang lainnya, kanker leukimia atau bisa disebut dengan kanker darah merupakan salah satu jenis kanker yang paling banyak ditemukan pada anak-anak. Jenis kanker leukimia ini menyerang pada sumsum tulang dan darah.
Jenis kanker leukimia yang paling umum yaitu Leukimia Limfosit Akut (Acute Lymphocytic Leukimia) dan Leukimia Myelogenous Akut (Acute Myelogenous Leukimia). Ada gejala yang harus Anda waspadai adalah pucat, lesu, demam tanpa sebab, pendarahan, nyeri sendi dan tulang.

2. Tumor Otak

Sekitar kurang lebih 26% jenis kanker ini sering menyerang pada anak-anak, bahkan menduduki peringkat kedua dari seluruh penyakit kanker yang sering ditemukan pada anak-anak. Namun tumor otak ini berbeda-beda tempatnya, tetapi biasanya dimulai pada otak kecil serta akan menyerang pada saraf pusat. Untuk ciri-ciri yang harus diwaspadai adalah rasa mual bahkan muntah-muntah, kesadaran pun akan menurun, dan koordinasi tubuh yang akan melemah.

3. Retinoblastoma (Kanker Mata)

Retinoblastoma atau yang biasa dikenal dengan kanker mata, biasanya akan muncul pada anak masih balita sekitar usia 2 tahun. Kanker ini jarang sekali ditemukan pada anak berusia diatas 6 tahun. Sama halnya seperti leukimia, penyakit kanker ini juga bisa menyebar hingga tulang, sumsum tulang belakang bahkan sistem saraf pusat.
Gejala yang sering muncul pada stadium awal adalah sindrom mata kucing (whithe pupil), juling (strabismus), dan peradangan jaringan mata (cellulitis). Jika bola mata yang sudah tampak menonjol (bupthalmos) maka hal itu menunjukkan kanker sudah ada pada stadium lanjut.

4. Neuroblastoma

Neuroblastoma merupakan jenis kanker saraf yang dapat menyerang pada berbagai tempat yang berbeda seperti mata, leher, dan perut. Pada umumnya jenis kanker ini tumbuh pada awal pembentukan sel-sel saraf pada janin. Itulah mengapa kanker neuroblastoma sering terjadi pada bayi dan juga balita, sedangkan anak yang berusia diatas 10 tahun jarang sekali didiagnosis dengan jenis kanker ini.
Gejala yang terjadi berbeda-beda, jika kanker ini terjadi pada perut, maka akan muncul seperti benjolan yang bisa diraba. Sedangkan jika terjadi pada mata maka akan timbul turunnya kelopak mata dan pupil mata menyebar.

5. Limfoma (Getah Bening)

Kanker Limfoma non-Hodgkins dan Limfoma Hodgkins merupakan jenis kanker yang dimulai dari jaringan getah bening, seperti amandel, kelenjar getah bening dan thymus. Bahkan jenis kanker ini bisa menyebar sampai ke sumsum tulang belakang serta organ tubuh lainnya, tergantung pada kanker tersebut bertumbuh.
Gejala yang timbul biasanya demam, keringat berlebih, kelemahan, dan terdapat benjolan pada kelenjar getah bening dibagian ketiak, leher, atau pangkal paha.

6. Osteosarkoma (Kanker Tulang)

Osteosarkoma atau dikenal dengan kanker tulang sering terjadi pada usia menjelang remaja atau diatas 10 tahun, namun sering ditemukan pada usia 15-19 tahun, dan lebih cenderung pada anak laki-laki dibandingkan pada perempuan.
Gejalanya berawal kanker tulang hampr mirip dengan rematik yang terjadi pada orang dewasa yaitu rasa nyeri yang sangat hebat dan tidak hilang-hilang terutama terjadi pada malam hari. Bedanya rasa nyeri tersebut berasal dari tulang terutama pada lengan atas ataupun pada paha atas, dan bukan dari sendi seperti halnya terjadi rematik. Selain itu juga apabila sudah terserang kanekr ini maka akan menjadi rapuh sehingga akan mudah sekali untuk mengalami patah tulang. Tidak ada pilihan lain agar kanker tulang tersebut tidak menyebar yaitu dengan cara diamputasi pada bagian yang telah diserang oleh kanker.

Pengobatan Yang Tersedia

Bagi anak-anak yang telah didiagnosis penyakit kanker, pada dasarnya pengobatan yang tersedia sama dengan pengobatan pada orang dewasa yang terkena kanker. Untuk pilihan perawatan dan juga pengobatan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti stadium dan juga jenis kankernya. Biasanya jika pada stadium awal, masih bisa dioperasi atau diangkat agar tidak menyebar. Tetapi jika kondisinya sudah semakin parah maka, kemoterapi atau radioterapi bisa saja membantu atau memperlambat dalam pertumbuhan sel kanker pada tubuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Jenis Olahraga yang Dapat Dilakukan Setelah Operasi Kanker Serviks
    www.ahlikanker.com – Melakukan olahraga setelah operasi kanker serviks...
  • Mengenal Pengobatan Imunoterapi Untuk Penderita Penyakit Kanker
    www.ahlikanker.com – Kanker adalah salah satu penyakit berbahaya...
  • Ketahui Tahapan Stadium Kanker Usus Besar Sejak Dini
    Kanker usus besar hanya bisa didiagnosis dengan...
  • Lakukan Tips Ini Untuk Mencegah Penyakit Kanker Usus Besar
    Kanker usus besar merupakan salah satu jenis...
  • Mengatasi Mual Akibat Dari Efek Samping Kanker Serviks
    Sekitar 70% penderita kanker serviks cenderung mengalami...